Puteri Indonesia Siap Kolaborasi Majukan Pendidikan dan Wisata Banten
Cipasera - Puteri Indonesia 2026, Agnes Aditya Rahajeng bertemu Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Serang. Agnes didampingi Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia Prof Wardiman Djoyonegoro, Rabu 6/5/2027.
Gubernur Andra Soni mengatakan, kehadiran Agnes untuk diajak kolaborasi memperkuat dalam perlindungan perempuan, promosi pariwisata dan pendidikan.
Pendidikan, tambah Andra, merupakan jalan utama untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan daya saing masyarakat.
"Kita terus beriktiar agar tidak ada anak Banten yang tertinhgal. Pemprov Banten telah meluncurkan program sekolah gratis untuk SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) swasta yang pada 2025 telah menjangkau 801 sekolah," ujar mantan Ketua DPRD Banten ini.
"Dengan kehadiran Puteri Indonesia, diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang menginspirasi generasi muda Banten untuk terus belajar," tambah Andra.
Gubernur juga mengungkap hal penting selain pendidikan, yakni pentingnya menekan angka kekerasan terhadap perempuan. Dia ingin wilayahnya menjadi rumah yang aman bagi semua, khususnya perempuan dan anak.
Menanggapi hal tersebut, Agnes Aditya Rahajeng menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi. "Ini sebuah kehormatan bagi saya bisa bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten untuk terus menyuarakan bahwa tiga pilar utama itu adalah hal yang sangat penting," kata Agnes seperti dikutip Antara, Rabu 6/5/2026.
Agnes merupakan Putri Indonesia 2026 asal Tangerang Selatan. Agnes sudah satu dekade tinggal di Kota hasil penekaran dari kab Tangerang, Prov Banten. Karena itu ia mengenal potensi pariwisata daerah, seperti Suku Badui, Keraton Kaibon hingga Pantai Cibobos.(red/t/ant)
