Pusdalop BPBD Siaga 24 Jam. Sebagian Wilayah Krisis Kekeringan

 Permukaan rawa di Mauk kekeringan tiga tahun lalu. 


Cipasera - Lima Kecamatam di Kab Tangerang mengalami krisis air pada kemarau kali ini. Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan,  dari lima kecamatan ini sejimlah desa telah mengajukan  bantuan pasokan air.

"Saat ini baru lima kecamatan. Tapi tidak seluruh desa/kelurahan dari lima kecamatan itu mengalami krisis air bersih," kata Taufik kepada Antara, Rsbu 22/7/2026.

Lima wilayah  kecamatan tersebut yang krisis air, tambah Taufik. yakni Curug, Panongan, Legok, Jambe dan Tigaraksa. Di mana, wilayah tersebut sebelumnya masuk ke dalam pemetaan BPBD sebagai zona rawan kekeringan selama musim kemarau.

Dari hasil kajian memang potensi-potensi itu sudah dibuat. Antara lsin potensi bencana di Kabupaten Tangerang seperti bencana kebanjiran, bencana puting beliung, termasuk di dalamnya adalah kekeringan. Kurang lebih sekitar 20-an kecamatan mengalami rawan kekeringan.

Dari potensi dan kerawanan kekeringsn ysng terjadi, pihak BPBD  melakukan upaya penanganan lebih lanjut. Dilakukan  pencatatan secara rinci terhadap zona-zona rawan kekeringan sebagaimana dilakukan untuk menyiapkan bantuan atau suplai air bersih bisa tepat sasaran sesuai dengan pengajuan kebutuhan masyarakat.

Sebagai langkah kesiapsiagaan krisis air bersih, BPBD Kabupaten Tangerang telah menyiapkan sejumlah armada dan personil di 14 pos Damkar dengan disiagakan 24 jam secara bergiliran.

"Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) siaga penuh menerima laporan darurat 24 jam, baik dari pos lapangan maupun laporan langsung dari masyarakat," pungkasnya. (Red/ant)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel