Tasyakuran Laut Digelar Semarak Di Pandeglang. Gubernur Mengapresiasi
Tasyakuran laut dihadiri gubernur (foto: Ist)
Cipasera - Tradisi Tasyakuran Laut yang digelar masyarakat nelayan desa Sidakmukti, Kec Sukaresmmi, Pandeglang berlangsung semarak dihadiri Gubernur Banten, para pejabat dan ribuan warga yang memadati kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Sidamukti, Senin 28/9/2026.
Darsa, salah satu warga Sudamukti mengatakan, banyak acara digelar tapi bagi warga yang menarik adalah momen ketika ratusan kapal nelayan berlayar bersama menuju tengah laut, mengikuti rangkaian prosesi tasyakuran melarung sejumlah peralatan, kerbau dan sesajian.
"Sejak pagi, warga telah berkumpul di sekitar TPI Sidamukti untuk menyaksikan ratusan kapal konvoi bergerak menuju laut lepas, untuk melarung," kata Darsa di lokasi acara, Senin 28/9/26.
Darsa yang juga salah satu panitia menyebut, tasyakuran Laut merupakan bentuk ungkapan rasa terima kasih masyarakat nelayan atas hasil tangkapan ikan yang melimpah serta keselamatan dan kelancaran selama menjalankan aktivitas di laut.
Hal senada juga dikatakan, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Uun Junandar.
Menurutnya, tasyakuran merupakan momen para nelayan untuk mengungkapkan rasa syukur atas hasil laut sekaligus keselamatan selama mencari ikan. Dan hal itu diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat nelayan.
Dalam konvoi ratusan kapal nelayan ke tengah laut, masyarakat membawa berbagai perlengkapan tradisi, termasuk sesajen dan seekor kerbau yang telah disiapkan untuk dilarung ke tengah laut sebagai bagian dari rangkaian tradisi tasyakuran Laut.
Sementara Gubernur Banten yang datang ke acara tersebut mengatakan, pemerintah mengapresiasi acara masyarakat ini. Selain untuk acara tradisi, tasyakuran laut juga ajang silaturahmi dan komunikasi warga
Untuk itu, Andra pun hadir untuk menyerap aspirasi warga. "Tadi ada aspirasi warga yang disampaikan terkait perbaikan dermaga dan penanganan pendangkalan muara,” ucapnya. (Red/ml)
.