Unik, Pemberian Santunan untuk Seniman Anumerta Banten

Chavchay dan sejumlah pejabat resmi kan Biennale
Cipasera.com - Dewan Kesenian Banten akan memberi penghargaan anumerta dan santunan kepada tiga isteri seniman yang telah wafat dan karyanya diikutsertakan dalam Banten Biennale #01.Mereka adalah  Alm Achmad Leonardo, alm Rady Bonex, dan alm Edi Zubaedi. 
Ketua Komite Seni Musik Dewan Kesenian Banten (DKB), Purwo Rubiono mengatakan,  penghargaan dan santunan akan diberikan pada malam penutupan Banten Biennale #01, Sabtu, (16/9/ 2017), pukul 19.00 WIB, di Taman Budaya Banten, Kota Serang.
Sementara Ketua Umum Dewan Kesenian Banten, Chavchay Syaifullah menegaskan,  penghargaan  dimaksudkan sebagai wujud penghormatan atas dedikasi sepanjang hayat mereka. 
"Ini merupakan wujud sebuah penghargaan sekaligus kepedulian kami kepada kesenian dan kebudayaan,” ujar Chavchay . Ketiga seniman yang mendapat penghargaan anumerta di Banten Biennale #01 ini adalah para seniman yang berprestasi dari segi kualitas kekaryaan dan kiprah hidupnya yang memberi inspirasi bagi dunia kesenian di Banten.
Achmad Leonardo, contohnya, adalah seorang seniman yang pernah belajar di Cordoba, Spanyol dan Universitas Leiden, juga pernah mendedikasikan diri sebagai Kepala Koordinator Pasar Seni Ancol dan Ketua Persatuan Seniman Banten. Selanjutnya, yaitu Rady Bonex, dikenal sebagai seorang seniman yang dikenal aktif menyelenggarakan pameran di Banten, selain karya-karyanya yang berkualitas. Terakhir, yaitu Edi Zubaedi, adalah seorang seniman kelahiran Serang, Banten 9 Maret 1940 yang telah melanglangbuana ke sejumlah Negara. Misalnya, pameran di Jerman, Perancis, Brunei, Malaysia, dan Singapura. Selain itu, ia rajin mengikuti pameran di negeri sendiri, seperti di Bali, Jakarta, Bandung, Surabaya, Jogjakarta, dan lain-lain. Seniman yang pernah belajar di Akademi Senirupa Indonesia ini cukup produktif berkarya.
“Dewan Kesenian Banten merasa terpanggil untuk memberikan santunan kepada keluarga yang mereka tinggalkan sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan DKB atas dedikasi mereka dalam kerja-kerja kesenian sepanjang hayat mereka, selain sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada kesenian secara khusus dan kebudayaan secara umum,” ujar Chavchay Syaifullah.
Banten Biennale #01 dilaksanakan sejak 9 hingga 16 September 2017 di Museum Negeri Provinsi Banten, Serang. Masyarakat yang ingin berkunjung menyaksikan pameran Banten Biennale #01, bisa hadir setiap hari mulai pukul 10.00-21.00 WIB dan tidak dipungut biaya. (*)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel