Sebaiknya Pejabat SDABMBK Diperiksa Atas Tewasnya Pekerja Proyek. Kapolsek Pondok Aren: Kemungkinan Ada Tersangka

   TKP tewas Suherman. (foto : tw)


Cipasera -  Polisi memeriksa sejumlah saksi atas tewasnya  pekerja proyek turap bernama Suherman (36) asal Sukabumi di   Kali Serua  Villa Bintaro Regency, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat 6/10/2023.

Menurut Kapolsek Pondok Aren Tangsel Kompol Bambang Azkar Sidiq, peristiwa pada Jumat (06/10/23) siang tersebut tak tertutup kemungkinan akan ada yang jadi tersangka.

Dari hasil penyelidikan sementara, pihaknya menduga ada unsur kelalaian pekerja di lokasi yang membuat Suherman tewas.  Dari Hal fakta-fakta yang ada, tampak tak digunakannya peralatan keselamatan diri saat bekerja mengerjakan  proyek.

"Nggak ada, mereka itu mengabaikan keselamatan kerja. Tidak dibekali dengan peralatan pendukung," terang Kapolsek Pondok Aren Kompol Bambang Askar Sodiq kepada wartawan.

Bambang menambahkan pimpinan proyek sudah kita amankan. Sekarang pihaknya memeriksa  saksi-saksi.

Saksi yang diperiksa saat ini ada kontraktor pelaksana,  para pekerja telah dimintai keterangan. Berdasarkan data yang diperoleh polisi kemungkinan ada tersangka dalam peristiwa tersebut. "Sangat besar," ujarnya.

Tapi Bambang tak menyebut, pemilik proyek Dinas Sumber Daya Air Bina Marga Bina Kontruksi Tangsel selaku pemilik proyek untuk diperiksa. Seperti diketahui, Proyek Turap dan normalisasi  Kali Serua dibawah langsung Kabid SDA (Kepala Bidang Sumber Daya Air) DSDABK Tangsel. Proyek tersebut senilai Rp 4,8 M yang dikerjakan oleh  PT Cahaya Kintamanik. 

Pihak Humas  SDABMBK  Kemalsyah saat dihubungi WAnya oleh cipasera.com untuk menanyakan apakah sudah ada pejabat SDABMK yang diperiksa polisi, ia tak menjawab. Tapi mengirimkan rilis. 

Dalam rilisnya disebutkan Kepala Dinas SDABMBK Robbi Cahyadi, ST. MT dan Kepala Bidang Sumber Daya Air Eka Pribawa ST, M. Si, telah mengunjungi para korban proyek Kali Serua  di RS. Bakti Asih Ciledug, dan menyatakan turut berbelasungkawa atas korban meninggal. 

Selain itu Robbi Cahyadi dan Eka Perbawa mengkoordinasikan dengan pihak RS agar korban luka ditangani dengan semaksimal mungkin. 

Sementara Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mensikapi peristiwa tersebut mengatakan, sangat prihatin atas musibah tersebut." Saya minta SDABMBK memanggil kontraktor proyek dan masyarakat," kata Benyamin Jumat 6/10/2023. 

Sementara ahli hukum  meminta pihak yang berwenang memeriksa pejabat SDABMBK Tangsel. "Sebagai pemilik proyek dan pengawas di lapangan, seharusnya mencegah kelalaian yang mengakibatkan kematian," kata Saniya W SH. (Red/TW/h)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel