Tiga Kabupaten di Prov Banten Dengan Pengganguran Tertinggi
Cipasera - Provinsi Banten memiliki wilayah 4 kota dan 4 kabupaten. Dari sisi ekonomi, Banten memiliki kemajuan signifikan dengan investasi tinggi.
Namun ironinya, meski banyak paTbrik dan lapangan kerja bejibun tapi punya angka pengangguran tinggi pula. Lamanbanten.bps.go.id, mencatat ada 3 kabupaten yang memiliki tingkat pengangguran tertinggi di Banten.
1. Kabupaten Serang
Kabupaten Serang memiliki besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebesar Rp 4.857.353,01. Dengan UMK yang cukup tinggi justru Kab Serang berada di posisi pertama dengan Tingkat Pengangguran Terbuka ( TPT) 2024 mencapai 9,18%.
Kabupaten Serang kini dipimpin oleh Ratu Rachmatuzakiyah. Istri Menteri Desa Yandri Susanto ini dinobatkan sebagai Bupati terkaya di Banten dengan kekayaan mencapai Rp 19.435.228.600.
2. Kabupaten Pandeglang
Kabupaten paling ujung di Prov Banten ini menempati TPT posisi kedua, pada tahun 2024 kabupaten ini TPT mencapai 8,09%. Adapun pada 2025 wilayah ini memiliki besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) sebesar Rp 3.206.640,32.
Kabupaten Pandeglang tua ini kini dipimpin oleh Dewi Setiani dengan memiliki kekayaan mencapai Rp 1.233.885.528.
3. Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak dengan pusat pemerintahannya di Rangkasbitung kini dipimpin oleh Moch.Hasbi Asyidiki Jayabaya dengan memiliki kekayaan mencapai Rp 10.745.158.811. Meski bupati tergolong kaya, TPT Lebak menempati posisi ketiga di 2024 dengan TPT mencapai 6,23%.
Sementara untuk besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) pada 2924 sebesar Rp 3.172.384,39.
Itulah gambaran dan informasi tingkat pengangguran di kabupaten di Prov Banten. (Red/***)
