Guruh Soekarno Meninggal Dunia. Begini kisahnya Dia Tinggal Di Jalan Sriwijaya
Cipasera - Inalilahi waina ilaihi rojiun, Mohamad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggal dunia sekira pukul 4.10 di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta Pusaf, Sabtu 26/9/26.
Adik mantan Presiden Megawati ini sebelum meninggal dunia sudah dirawat karena penyakitnya di Siloam Hospital selama dua minggu. Guruh dinyatakan kritis sehari sebelum meninggal, Jumat 25/926 disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira.
Andreas mengaku, sempat menghubungi keluarga Guruh untuk bertanya perihal kondisi pendiri Suara Mahardika, sebuah kelompok seni menari, nyanyi dan musik itu.
"Iya, kalau dengar sakit sejak dua minggu lalu," kata Andreas kepada wartawan saat dihubungi, Jumat (25/9/2026). Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto juga membenarkan, kondisi Guruh yang kritis dan berkata singkat saat dihubungi media., "Mohon doanya," kata Hasto , Jumat (25/9/2026).
Tapi mantan terdakwa "kasus Harun Masiku " ini sehari berikut saat dikonfirmasi, menyatakan Guruh telah meninggal dunia
"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Telah berpulang ke Rahmatullah Almarhum Bapak MOHAMMAD GURUH IRIANTO SUKARNOPUTRA BIN SUKARNO pada usia 73 Tahun," kata Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9/2026).
Guruh lahir 13 Januari 1953. Seniman dan politikus ini pernah menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sejak 1992–1997 dan 1999–2024.
Pada tahun 1953 hingga 1954, Fatmawati memang menolak dipoligami dan meminta cerai setelah Bung Karno memutuskan menikah dengan Hartini. Namun, Bung Karno menolak permohonan cerai tersebut.
Sebagai gantinya, Fatmawati memilih keluar dari Istana Negara pada tahun 1953 dan tinggal secara terpisah di Jalan Sriwijaya, Jakarta, demi merawat anak-anaknya tanpa adanya keputusan cerai secara hukum.
Guruh merupakan anak bungsu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno dari pernikahannya dengan Fatmawati.
Guruh menempuh pendidikan di SD dan SMP Perguruan Cikini. Ia bersekolah di SMA Negeri 25 Jakarta tahun 1967—1970. Kuliah jurusan Arkeologi (1971—1974) di Universitas Amsterdam tak selesai. Lalu kuliah S1 Ilmu Administrasi Negara di Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Mandala Indonesia (STIAMI) tahun 2005-2008 meraih Sarjana Administrasi Publik (S.A.P.).
Dalam kehidupan pribadinya, Guruh banyak diasuh oleh ibunya Fatmawati. Sebab dua hari setelah Guruh lahir, Bung Karno menikah lagi dengan Hartini. Meski demikian presiden pertama ini tak mau menceraikan Fatmawati.
Dalam catatan, tahun 1953 kehidupan perkawinan Fatmawati dengan Bung Karno memang alami kegoncangan. Fatmawati menolak dipoligami dan meminta cerai setelah diketahui Bung Karno menikah lagi dengan Hartini.
Fatmawati memilih keluar dari Istana Negara pada tahun 1953 dan tinggal secara terpisah di Jalan Sriwijaya, Jakarta merawat anak-anaknya tanpa adanya keputusan cerai secara hukum. Fatmawati tinggal di rumah Sriwijaya hingga tutup usia.
Guruh hingga dewasa pun tinggal rumah jalan Sriwijaya. Demikisn saat menikah dengan Sabina Padmavati, wanita asal Ubezkistan. Tapi perkawinan itu berakhir dengan perceraian tanpa mendapatkan anak. (Red/tw)

