Latihan Gabungan Militer 19 Negara Di Banten Diikuti 2200 Perserta. Andra Soni : Mengapresiasi
Cipasera - Banten terpilih menjadi tempat latihan gabungan militer internasional ADMM-Plus Exercise Trident Resolve 2026 yang melibatkan 19 negara dengan total peserta 2200
Latihan dimulai Selasa 22 September 2026 yang mengagendakan pada penguatan kerja sama penanggulangan bencana, dukungan medis militer, serta keamanan siber atau Combined Field Training Exercise 22 - 25 September 2026.
Sebelum latihan berlangsung, delegasi 19 negara ini disambut oleh Gubernur Banten Andra Soni. Katanya, dirinya mengapresiasi atas penunjukan Banten sebagai tuan rumah. Menurutnya, kehadiran jenderal dan perwira tinggi dari 19 negara menunjukkan luasnya kerja sama strategis di kawasan Asia-Pasifik dan negara mitra.
“Kami mengapresiasi keterlibatan 19 negara dalam latihan gabungan ini, terutama karena fokus utamanya mencakup penanganan bencana darurat, medis militer, dan ancaman siber yang sangat relevan dengan kita,” kata Andra.
Untuk itu, Dia menilai, pelaksanaan Exercise Trident Resolve ini memiliki relevansi yang sangat kuat dengan kondisi geografis Provinsi Banten. Kawasan ini memiliki garis pantai yang panjang, Selat Sunda, kawasan industri strategis, serta potensi risiko bencana yang nyata, seperti aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Jadi, kata Andra Soni, sangat tepat rancangan latihan ini dengan skenario bencana darurat majemuk berskala besar, yang mensimulasikan terjadinya gempa bumi, erupsi Gunung Anak Krakatau, disusul oleh tsunami.
Andra berharap, pelaksanaan latihan dapat memberi dampak nyata dan positif bagi kesiapan daerahnya dalam memitigasi bencana sesusi kapasitas daerahnya.
"Banten pernah menghadapi tsunami Selat Sunda pada 2018. Ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan, sistem peringatan dini, dan koordinasi lintas lembaga." (Red/hr)
