Komitmen SPMB Ramah Ditandatangi. Gubernur Banten: Tak Ada Lagi Titip Titipan
Cipasera - Pemprov Banten menggelar penandatanganan Komitmen Bersama SPMB (Sistem Penetimaan Murid Baru) Ramah Tahun Ajaran 2026-2027.
Penandatanganan yang diikuti, antara lain Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Lebak Hasbi Asyidiqi Jayabaya, Sekretaris Daerah Deden Apriandhi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ombudsman RI, di Pendopo Gubernur, Kawasan KP3B Curug, Kota Serang.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Banten Andra Soni mengajak semua pihak komitmen untuk melaksanakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Ramah Tahun Ajaran 2026-2027.
“Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pendidikan, termasuk dalam proses penerimaan peserta didik baru,” kata Andra Soni Rabu (3/6/2026).
Andra Soni juga menegaskan, seluruh pemangku kepentingan berkomitmen untuk berhenti melakukan praktik titip-menitip siswa baru, pungutan liar, manipulasi data, ataupun penyalahgunaan wewenang.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin menyatakan penandatangan Komitmen Bersama SPMB Ramah bertujuan agar pelaksanaan SPMB berjalan transparan, objektif, akuntabel, dan berkeadilan.
Menurut Jamaluddin, pendaftar SPMB meningkat terus dari tahun ke tahun. Hingga saat ini jumlah siswa yang mendaftar pada SPMB tahun ajaran 2026-2027 sudah mencapai 100 ribu peserta.
“Yang daftar kurang lebih sudah 100 ribu lebih. Daya tampung SMA negeri kurang lebih 48.003 siswa. Sedangkan daya tampung SMK negeri kurang lebih 34.699 siswa. Total daya tampung se-Provinsi Banten 82.703 dari 272 sekolah,” kata Jamaluddin.
Untuk siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri, para siswa dapat mendaftar ke sekolah swasta mitra Program Sekolah Gratis. Terlebih pada tahun ajaran 2026-2027, Program Sekolah Gratis diperluas ke Madrasah Aliyah swasta. (Hms)
.
