Orang Tua Murid SDIP Pamulang Kecam Anarkis Massa Rektor UIN. Ilham Akan Tuntut Balik

 
      Rektor UIN Dikecam demonya.

Cipasera –  Konflik klaim kepemilikan aset,  sekolah TK dan SDI Pembangunan Pamulang oleh UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memasuki masa runcing. Orang tua murid mengecam pengerahan massa anarkis

Siang tadi, Kamis, 4/6/2026 pihak UIN mengerahkan massa  sekira 90 orang  mendatangi TK dan SDI Pembangunan  Pamulang saat para siswa sedang belajar,  di sekolah yang cukup  megah di Jalan Siliwangi itu.

Massa yang dipimpin Rektor UIN Prof. Asep Saepudin Jahar ini memaksa masuk ke sekolah dan ditolak oleh pihak keamanan sekolah. Namun pihak UIN tetap keukeuh sehingga terjadi dorong- dotongan pintu gerbang sekolah. Pintu pagar sebagian somplak dan ada pihak sekolah tangannya terluka. 

Tak hanya itu, saat terjadi dorong- dorongan pintu pagar sekolah  sebagian guru  panik. Sementara para murid berlarian ketakutan dan ada yang menangis. 

Melihat situasi tak kondusif, polisi yang ada di lokasi mencoba memediasi massa yang hendak ketemu Kepala Sekolah dan pengurus yayasan, yang katanya  rektor UIN dan massa  ingin  visitasi dan sosialisasi.  Tapi  yang bertemu hanya beberapa orang saja. Sebagian massa diminta  menunggu, termasuk massa berseragam ormas.

Tak lama rombongan UIN kembali dan meninggalkan sekolahan  seusai menuju ruangan pertemuan yang disediakan di SDI Pamulang. "Ya kami bertemu, tapi tak ada kesepakatan," kata Pengacara UIN Rusdi Ridlo," Kamis 4/6/2026. 

Ketua Yayasan Ilham Aufa yang menaungi TK/SDIP Pamulang mengatakan kepada pers, bahwa pihaknya  tak mau bertemu dengan perwakilan UIN. "Bertemu untuk sosialisasi? Sosialisasi apa? Kami menolak, kalau mau bertemu silakan ajukan surat," kata Ilham. 

Ilham juga sangat menyayangkan cara pihak UIN menyelesaikan masalah, seperti pernah dilakukan di Madrasah Pembangunan Ciputat. Didatangi dengan pengerahan massa dan mengusai sekolah sampai ke sistemnya. "Kami menolak cara seperti itu. Kan masih ada ruang hukum untuk penyelesaian. Kita tempuh jalur hukum saja," tegas Ilham. 

Ilham menambahkan,  akan menuntut balik pengrusakan atau anarki yang dilakukan massa yang dipimpin rektor UIN. 

Langkah tuntutan balik secara hukum ke polisi  tersebut  juga  didukung  oleh orang tua murid. Dukungan itu mencuat saat diadakan rapat pertemuan dengan mereka malam tadi. 

Selain itu,  wali murid juga mengecam tindakan rombongan UIN yang anarki dipimpin rektornya saat dilarang memasuki sekolah. Wali murid merasa terganggu dengan tindakan itu,  bikin was - was anak- anak serta trauma. (Tw)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel