Ini Kata Sekda Banten Soal Insiden Ati Pramudji dengan Media.
Cipasera - Sekda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten Deden Apriadi merespon insiden adu argumen Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banten, Ati Pramudji Hastuti dengan wartawan. Deden menilai, harusnya kejadian itu tak perlu terjadi. Untuk itu, ia minta jajarannya memperbaiki komunikasi, Kamis 9/7/2026.
Menurut Deden, komunikasi itu terkait dengan pribadi dan karakter masing - masing orang. Namun dalam konteks pejabat publik, ia mengingatkan pejabat harus mampu komunikasi dengan baik kepada berbagai pihak.
Hal itu bukan justifikasi mana salah mana benar. Hanya saja, dirinya sebagai Sekda ingin mengingatkan.
"Saya selaku Sekda akan meminta dan menegur yang bersangkutan agar bisa lebih memperbaiki kualitas komunikasi dengan teman-teman media dan juga dengan pihak lainnya," kata Deden kepada wartawan melalui keterangan tertulis, Kamis 9 Juli 2026.
Kadis Kesehatan Prov Banten ini, seperti terlihat dalam video yang viral di medsos, Ati tidak suka saar dimintai tanggapan oleh wartawan terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), proyek Dinkes disebut berulang jadi temuan. Pertanyaan - pertanyaan itu membuat ia sewot dan minta wartawan tak bertanya soal itu.
"Banyak bener (pertanyaan) sih lu, sudah atuh," kata Ati dengan nada sewot. Ia lalu balik bertanya sambil mendatangi para wartawan, meminta identitas salah seorang jurnalis dengan nada tinggi, Rabu 8/7/26
"Video saja, bikin video enggak apa-apa kok. Terlalu jahat, siapa nama kamu?" Ujar Ati sewot menunjuk ke arah wartawan. Dan minta agar awak media memberikan waktu kepada jajaran Dinkes Banten untuk menuntaskan temuan BPK tersebut. (Red/Rq)
