Rivitalisasi Kawasan Syeh Asnawi, Diharapkan Bisa Destinasi Wisata

      Pintu Makam Syeh Asnawi


 Cipasera - Revitalisasi  kawasan ziarah Syekh Asnawi Caringin di Desa Caringin, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang tidak hanya semata pembangunan fisik, tapi juga untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan menjaga nilai sejarah dan religi.

Hal itu diungkapkan Andra Soni usai melakukan peletakan batu pertama pembangunan kawasan ziarah Syekh Asnawi Caringin.

Andra Soni juga berharap, revitalisasi dimaknai sebagai gerakan bersama. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melakukan penataan infrastrukturnya sedangkan masyarakat menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan. Kemudian para alim ulama dan pengelola menjaga nilai serta marwah kawasan dan para pelaku usaha menggerakkan perekonomian masyarakat.

"Sehingga kawasan ziarah Syekh Asnawi Caringin tidak hanya menjadi tempat yang nyaman bagi para peziarah, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata religi, sejarah dan budaya yang membanggakan," kata Andra, Minggu 10/8/2026.

Revitalisasi di kawasan Caringin menyasar pembangunan diantaranya gerbang utama, pintu masuk, musala, gazebo utama, selasar, aula tunggu, serta pintu keluar. Kedepan, penataan ini menurut Gubernur dilakukan tidak hanya di kawasan inti, tetapi juga kawasan penunjangnya seperti tempat parkir dan kios-kios pedagang UMKM sehingga semuanya menjadi yang terintegrasi dan tertata dengan baik.

Andra menyebut peran penting Syeh Asnawi dalam dakwah dan pendidikan Islam, keteladanan dan perjuangan beliau terus dikenang hingga saat ini. "Sehingga makam beliau setiap tahunnya dikunjungi oleh peziarah yang datang bukan hanya dari berbagai daerah di Banten, tetapi juga dari berbagai wilayah di seluruh nusantara," ujarnya.

Sementara itu, Pengurus Yayasan Cahaya Aulia Caringin sebagai pengelola kawasan ziarah Syekh Asnawi, Jajat Rifatullah mengungkapkan, revitalisasi sudah melalui proses panjang dari mulai persetujuan seluruh pengurus kenadziran Syekh Asnawi Caringin.

Ia meyakini, dengan revitalisasi yang dilakukan Pemprov Banten akan menambah kenyamanan para peziarah yang datang baik dari nusantara maupun mancanegara. Apalagi, ke depan konsep penataan yang dilakukan berbasis one stop service. (Red/hms)


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel