Sport Fishing Punya Pesona Wisata di Tanjung Lesung.
wisata mancing. (Foto : Ist)
Cipasera - Sport fishing alias olahraga mancing punya potensi daya tarik wisata. Untuk itu pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, Banten mendorong untuk dikembangkan.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Budi Suhardiman Januardi. Dia juga menegaskan, potensi wisata bahari di daerahnya perlu dioptimalkan melalui berbagai kegiatan sektor pariwisata.
"Kabupaten Pandeglang memiliki garis pantai sepanjang 307 kilometer, yang merupakan salah satu yang terpanjang di Provinsi Banten. Potensi ini harus bisa dimanfaatkan secara optimal melalui berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan sektor pariwisata," kata Budi, dikutip Antars, Minggu 9/8/2026.
Masih menurut Dia, sport fishing menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan melalui penyelenggaraan kompetisi memancing sekaligus mempertemukan komunitas pemancing dari berbagai daerah dengan potensi wisata pesisir Tanjung Lesung.
Pada Tuna Game Fishing Competition 2026, sebanyak 299 pemancing yang tergabung dalam 74 tim dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti kompetisi yang berlangsung di perairan Selat Sunda.
Kegiatan tersebut menjadi agenda sport tourism yang memadukan kompetisi memancing, promosi wisata bahari, dan kepedulian terhadap kelestarian sumber daya laut.
Budi berharap semakin banyak kegiatan dapat diselenggarakan di Tanjung Lesung untuk memperkuat daya tarik kawasan tersebut, terlebih dengan semakin mudahnya akses menuju destinasi wisata itu.
Sementara, Chief Operating Officer Tanjung Lesung Ivonne Anggraini mengatakan penyelenggaraan Tuna Game Fishing Competition 2026 merupakan yang kedua setelah sebelumnya digelar pada 2023.
Pihaknya berharap kegiatan tersebut dapat kembali digelar dengan skala yang lebih besar.
"Semoga ke depan event ini bisa kembali digelar dengan skala yang lebih besar. Tentunya, masukan-masukan dari penyelenggaraan tahun ini bakal menjadi pembelajaran agar jackpot pada event selanjutnya bisa lebih besar lagi," kata Ivonne. (Red/ant)
