10 Ribu Hektar Kawasan Kumuh di Tangsel Akan Ditata Disperkimta

Hendri  Sumawijaya saat bicara penataan kawasan.

Cipasera - Penataan kawasan permukiman kumuh menjadi salah satu tantangan tersendiri bagi Pemerintah, khususnya Pemerintah  Kota (Pemkot)  Tangsel. Sebab Kota Tangsel  memiliki pertumbuhan penduduk cukup pesat.  

Untuk itu, melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) terus, Pemkot Tangsel pada  2024  kembali akan melakukan penataan kawasan kumuh di lima titik dengan luas kurang lebih 10 ribu hektar.

Sekretaris Disperkimta, Hendri Sumawijaya menjelaskan penataan kawasan permukiman kumuh di Kota Tangsel telah masuk ke dalam program strategis hingga tahun 2026 mendatang. Dan untuk tahun 2024  pihaknya akan melakukan pembenahan terhadap lima lokasi permukiman kumuh di beberapa Kecamatan yang ada di Tangsel.

"Kita lagi melakukan survei ke lapangan di lima lokasi atau titik kawasan kumuh yang akan ditata di tahun ini,” ungkap Hendri di kantornya  Selasa 27/3/2924. 

Lokasi tersebut, tambah Hendri,  antara lain di Serpong, Kedaung, Pondok Aren, Cilenggang. "Lima lokasi ini akan ditata atau mengubah jalan, drainase, penerangan jalan umum (PJU), gerbang, gapura serta pembuatan ruang publik."

Kepala Disperkimta Aries Kurniawam bersama Walikota dalam suatu acara.


Cipasera - Penataan lima kawasan kumuh di Kota Tangsel ini, anggarannya sebelumnya juga diungkapkan Kepala Bidang Permukiman pada Disperkimta Kota Tangsel, Syaiful. Katanya,  untuk tiap titik kawasan kumuh jika dirata-ratakan membutuhkan sekitar Rp2-5 miliar. 

"Untuk tahun ini yang diperbaiki atau ditata di bawah 10 ribu hektar dan untuk sebelumnya Perkimta sudah melakukan penataan 11 ribu hektar,” kata Saiful.

Ditegaskan oleh Saiful, penataan kawasan kumuh ini dilakukan secara komprehensif. Tujuannya supaya kawasan ini menjadi kawasan sehat, pembangunan tertata dengan rapih sehingga tidak masuk kawasan kumuh.

"Kita ingin aktifitas masyarakat jadi aman dan nyaman, saat wilayahnya sudah ditata,” ujar Saiful yang beberapa hari promosi menjadi Kabid di DPRD Kota Tangsel ini.

Kepala Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan membenarkan terkait rencana penataan lima titik kawasan kumuh tersebut pada tahun anggaran 2024 ini. 

Aries mengatakan penataan kawasan permukiman kumuh di Kota Tangsel telah masuk ke dalam program strategis hingga tahun 2026 mendatang.

"Untuk tahun ini 10 ribu hektar akan ditata. Adapun untuk kriteria yang masuk dalam kawasan kumuh yakni, antara lain, kondisi pemukiman padat penduduk, drainase dan jalan sempt, tak memadai, juga PJU yang  kurang baik," papar  Aries . "Dan semua itu akan ditingkatkan lebih berkualitas. Sehingga menjadi pemukiman tertata dan  sehat untuk dihuni. " (ad)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel